Mengenal Kluban Rontak Rantek , Makanan Khas Banyumasan

Reportase Bayang Reka Television

Kluban Rontak Rantek memang masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat di Indonesia, namun siapa sangka jenis makanan ini bahkan sudah menjadi makanan yang sangat familiar di negara Kincir Angin Belanda.

Mereka yang tinggal di wilayah Kabupaten Banyumas tentu sudah sangat familier dengan jenis makanan ini.

Disamping memang kluban rontak rantek merupakan jenis makanan yang cukup langka, jenis makanan ini juga sudah hampir sulit ditemukan di kedai-kedai makan di Indonesia.

Kluban Rontak-Rantek adalah makan khas Jawa, khususnya masyarakat Kabupaten Banyumas. Orang menyebut Rontak-Rantek diperkirakan karena jenis bahan yang digunakan membuatnya beraneka ragam.

 

Makanan tersebut dibuat dari 15 – 21 jenis tumbuhan liar. Atau lebih ekstrim kita mengenalnya sebagai rerumputan. Namun bukan sembarang rumput, tanaman liar yang dipilih hanya jenis yang memang bisa dimakan.

Menurut ibu Ninuk , tanaman tersebut diperkirakan adalah hasil eksplorasi masyarakat Banyumas era perjuangan fisik.

Kreativitas itu diwujudkan dengan menggali potensi alam di sekitar rumah mereka. Masyarakat mencoba mengolah berbagai tanaman, hingga akhirnya ditemukan hingga 21 jenis tumbuhan liar layak makan.

Tumbuhan liar yang bisa dimakan antara lain Krema, Andul, Mandelan, Sawi Gunung, Slada Lanang, Genjoran, Pentungan, Krokot, Dempek Lanang atau Dandelion, Dempek Wadon, Kangkung Darat, Bayam liar, Semanggi, Ringgitan dan Panegowang. Untuk jenis Semanggi, Ringgitan dan Panegowang mulai sulit dicari.

Semua tanaman yang dijadikan bahan pembuatan kluban rontak rantek  tumbuh di sawah, kebun atau tanah lapang. Tidak ada yang membudidayakan, karena liar jadi sering diabaikan.

 

Pada umumnya, masyarakat desa mengetahui berbagai tanaman Rontak-Rantek dengan belajar dari orang tua mereka, dan para tetangga-tetangga, serta dari berbagai contoh yang dilakukan oleh para neneknya.

Pengolahan bahan bahan rerumputan  menjadi kluban juga mudah. Daun yang sudah dibersihkan direbus hingga layu. Kemudian dicampur dengan bumbu urap kelapa muda khas masakan Jawa. Jadilah Kluban Rontak-Rantek siap dimakan. Soal rasa, sudah tidak ditanya lagi. Terbukti maknyus.  Bayang Reka TV melaporkan untuk anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s