Martinus Anggoro Dalang Cilik dari Lereng Merapi

Reportase Bayang Reka Television

Lahir dan besar dari lereng Merapi, seorang anak yang bernama MartinusAnggoro Tri Purbono ini seperti menjadi solusi. Bocah cilik kelahiran 8 (delapan) tahun silam asal Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang ini sudah mampu menunjukkan kiprahnya dalam dunia seni, tepatnya seni perdalangan wayang kulit.

Tertarik dalam seni perdalangan, anak ke-tiga dari pasangan FX. Sutopo dan Siti Murpajang ini, kini sudah menjelma menjadi seniman cilik sebagai dalang pewayangan yang semakin ternama.

Mewarisi darah seni dari ayahnya, Martinus seakan memang sudah terlahir menjadi seorang seniman.  Tanpa kenal lelah dan terus belajar dalam seni pendalangan, dan semakin seringnya melakukan pentas pewayangan, Martinus semakin dikenal diantara para pecinta dan penikmat seni pewayangan.

 

Berbagai pentas seni sering dilakukan oleh Martinus, baik di kalangan daerah sekitar maupun ke daerah lain yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Martinus Anggoro, kini lebih dikenal sebagai Dalang Cilik Merapi ini, tampaknya terus berjuang untuk mengembangkan bakat seninya di bidang seni perdalangan.

 

Tidak hanya menjadi kebanggaan ke-dua orang tuanya, kini Martinus yang duduk di bangku kelas 2 (dua) sekolah dasar ini, juga menjadi kebanggaan para guru dan teman-temannya.

Bahkan, Martinus mampu membawa nama harum Sekolah Dasar Kanisius Sumber, serta nama harum Desa tempat tinggalnya.

Bagi Martinus, seni pewayangan harus tetap dilestarikan, supaya tidak ada klaim dari negara tetangga yang kerap mengaku budaya-budaya lokal Indonesia menjadi miliknya juga.

Hanya saja perlu disadari bahwa, peran pemerintah sangat diperlukan dalam upaya membawa Martinus Anggoro ke jenjang profesionalitas yang diimpikannya, mengingat pengembangan bakat serta pelatihan-pelatihan seni seperti ini memerlukan usaha dan biaya yang tidak sedikit.

Namun, minimal pemberian penghargaan oleh Bupati Magelang terhadap anak-anak berbakat seperti Martinus ini memang perlu mendapatkan acungan jempol, apalagi

bila disertai dengan pemberian beasiswa yang memadahi bagi pengembangan bakat mereka.

 

Sumber Artikel: Magnet – DPRD Kab. Magelang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s