Gangguan Psikopat pada Anak

Reportase Bayang Reka Television

Secara sederhana, psikopat sering didefinisikan sebagai gangguan kepribadian yang ditandai dengan beberapa ciri.  Di antaranya perilaku antisosial,  tidak memiliki empati, dan tindakannya berani sampai tak terkendali.

Gangguan psikopat, tidak hanya diderita oleh orang dewasa saja. Hasil Penelitian Pusat Kajian Ilmiah Grahita Indonesia telah melakukan riset pada bulam Mei 2014 yang lalu tentang gangguan ini pada anak-anak. Hasilnya cukup mengejutkan, hasil penelitian menunjukkan bahwa bahkan keterbakatan perilaku psikopat ini sudah mulai ditunjukkan pada individu pada masa kanak-kanak, yakni semenjak usia 5 hingga 6 tahun.

Gejala gangguan kepribadian psikopat ini bisa muncul sejak anak-anak. Umumnya gejala akan kian jelas pada usia antara 20 hingga 30 tahun. Pada anak-anak, gejala yang muncul bisa berupa perilaku kejam terhadap hewan, marah yang meledak-ledak, tidak mau bergaul, dan suka mengintimidasi atau melakukan ‘bullying’ terhadap teman-temannya. Pada kasus tertentu, buruknya prestasi sekolah bisa menjadi tanda-tanda awal psikopat.

Anak-anak dengan keterbakatan perilaku Psikopat terbukti amat pandai berpura-pura dan sering secara sengaja melakukan tindakan yang bisa merugikan orang lain. Tentu saja para orang tua haruslah bersikap waspada terhadap berbagai gejala yang memang mengarah pada perilaku ini.

Secara sederhana, psikopat sering didefinisikan sebagai gangguan kepribadian yang ditandai dengan beberapa ciri.  Di antaranya perilaku antisosial,  tidak memiliki empati, dan sering melakukan tindakan yang sangat berani sampai tak terkendali.

Ciri psikopat lainnya adalah tiadanya rasa sesal jika melakukan kesalahan, termasuk melakukan tindakan kriminal.

Hal yang paling membedakan antara anak-anak yang normal dengan anak-anak dengan perilaku psikopat adalah faktor hatinurani.

Individu Psikopat dikenal sebagai individu yang tidak memiliki hati nurani sehingga tindakan yang dilakukan biasanya merugikan orang lain.

Dunia medis tidak pernah  mendiagnosa seseorang sebagai psikopat. Kalangan dokter akan menyebut psikopat sebagai gangguan kepribadian antisosial saja. Para psikolog biasanya akan lebih detail dalam menggambarkan pola gangguan perilaku psikopat ini dengan berbagai para meter yang tersedia, yang tentu saja dengan menggunakan berbagai evaluasi psikologis yang mendukung.

Beberapa gejala dan tanda yang mungkin dimiliki oleh seorang individu dengan gangguan psikopat antara lain adalah pengabaian konsep benar atau salah. Tindakan mereka cenderung bermusuhan, mudah marah, mudah menyerang orang lain, tidak mudah mengikuti aturan atau sering protes, bahkan sampai melakukan kekerasan. Para penderita psikopat cenderung kurang empati dan minim rasa sesal atas tindakan mereka yang merugikan orang lain, sehingga mereka sering gagal belajar dari pengalaman.

Namun perlu diwaspadai bahwa individu Psikopat juga memiliki kemampuan untuk mengeksploitasi orang lain dengan penipuan atau kebohongan yang konsisten. Dalam memanipulasi orang lain, psikopat biasanya memakai pesona atau kecerdasan mereka. Psikopat juga sangat rentan terjerat masalah hukum karena tindakan manipulasinya.

Penyebab pasti psikopat tidak bisa diidentifikasi secara pasti. Gangguan ini diprediksi timbul karena kombinasi genetik dan traumatis masa kecil. Disimpulkan demikian karena psikopat biasanya tumbuh dari latar belakang keluarga yang tidak harmonis.

Tentu saja, Diperlukan serangkaian pemeriksaan untuk menentukan apakah seseorang benar-benar mengidap gangguan perilaku psikopat ini.

Tes laboratorium akan dilakukan untuk memeriksa darah dan kelenjar tiroid. Pemeriksaan laboratorium juga diperlukan untuk menentukan apakah seseorang mengonsumsi alkohol atau obat-obatan tertentu. Hal ini perlu dilakukan untuk menentukan apakah ada hal lain yang mungkin menyebabkan gejala terkait gangguan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s